[FF] Dead at Heart

Tittle : Daed at Heart (Dead Thing)

Genre : Romatic , Sad , Angst

Categori : Angst , One Shoot

Author : Firasafira (-NamHae-)

Leight : One Shoot

Main Cast :

–  Park Haerin as You

–   Lee Donghae

Cameo :

–          Park Jung Soo

–          All Member of Super Junior

Poin of View : You

———————————————————————————————————————

Really, what did you do during this year, love? After letting you go, I felt like I was going to go crazy and dead , Up until yesterday

Kalian tau ? apa rasanya ditinggal orang yang kita sayangi di dunia ini? Apakah kalian pernah merasakan perasaan ini ? rasa Sakit yg menimpaku ini memang benar benar tidak bisa di tahan. Sakit, Perih, Sedih , tidak kah kamu membayangkan dirimu ada di situasi seperti itu?. Aku menangis, aku merindukan kasih sayangnya, aku merindukan senyumanya, aku sangat merindukan orang itu .. jeongmal bogoshipo nae jagiya ..

 

In that long period of time , There’s only you who left me , Having no other thoughts but of you ,That’s how this year is passing by.

“oppa kau tau, aku sangat ingin melihatmu disini”

“haha.. tenanglah chagi, sebentar lagi aku akan pulang ke korea.. tunggulah aku disana”

“tapi aku kangen sama oppa, cepatlah oppa pulang”

“nado bogoshipo.. ne , aku akan pulang minggu depan”

“aku tidak ingin besok atau minggu depan oppa .. aku ingin sekarang oppa pulang!”

“baiklah akan ku tanyakan ke Hankyung hyung ..”

“hanya itu?”

“wae?”

“oppa.. kau begitu jahat !”

“jahat kenapa? Baiklah baiklah aku berjanji akan pulang dalam waktu dekat ini .. Promise?”

“promise?”

“ne .. salam untuk Teuki hyung yah .. saranghae”

“nado oppa..”

“yasudah, tidurlah sana.. sudah malam .. jaljayo .. annyeong”

“ne oppa , jaljayo ..”

The memories of that rainy day, When I went to go find you, The clear sunshine that shined down on us when we walked together ,None of these have left me , Inside my head, It makes me slowly die.

“OPPA!!” panggilku ke seseorang yang tengah berdiri di antara kerubunan orang yang berlalu lalang di Bandara Incheon.

Seorang namja itu terlihat mencari Sumber Suara yang memanggilnya, dia terus berjalan mencari letak suara yang terus memanggilnya.

“OPPA .. Disini!!” panggilku lagi seraya melambai lambaikan tangan member tanda bahwa dirikulah yang memanggilnya.

“Haerin-ah?” sahut namja itu setelah menemukan keberadaanku.

“Donghae oppa , jeongmal bogoshipo” ucapku disertai dengan pelukan hangat darinya.

“Nado bogoshippo chagiya”balasnya dengan kecupan hangatnya di keningku. Wajahku memerah seketika.

“sudahlah oppa.. ayo kita pulang , Teuki oppa sudah menunggumu di Dorm”ajakku dan langsung menarik tangan Donghae oppa keluar Bandara.

Di sepanjang Perjalanan pulang, Donghae oppa yg menyetir mobil, sedangkan aku ? aku hanya duduk diam menatapi jalanan yg sedang kami lintasi di jendela.

“jadi…” Sepatah kata itu membuatku langsung menengok dan menatap Donghae oppa yg memulai pembicaraan.

“wae oppa?”tanyaku penasaran.

Seulas senyum terpancar di Bibir manis Donghae oppa, aku merindukan senyuman itu.

“jadi kapan kau akan melanjutkan Kuliahmu nanti?”tanya Donghae oppa seraya Fokus pada jalanan di depan.

“entahlah oppa.. aku bingung.. aku ingin fokus dulu di ujian nanti..” jawabku dengan senyum mengembang di bibirku.

“jinja? Ya! Sebelum Ujian dimulai kau harus menetapkan Universitas yang akan kau tujui dulu Haerin-ah!” ucap Donghae oppa seraya mengacak acak rambutku.

“Aish oppa~ sudah kubilang aku tidak tau ..”keluhku sedikit kesal.

“haha .. ne ne , aku tau itu.. memangnya kau mau masuk jurusan apa?”tanya Donghae oppa.

“Fotografi!” jawabku ketus.

“Mwo ? Fotografi? Babo ! mana ada jurusan Fotografi” ejek Donghae oppa membuatku cemberut seketika.

“aish , makanya .. tadi kan aku bilang, aku mau mencari Universitas yang ada jurusan Fotografi itu dulu” jawabku sedikit ngambek.

Tiba tiba tawa Donghae oppa meledak membuatku tambah badmood, aku menatap tajan Donghae oppa. Donghae oppa hanya membalas dengan senyuman lalu kembali terfokus ke jalanan di depannya. Aku pun kembali menatap jalanan di jendela.

Sesampainya di Dorm Super Junior, Akupun langsung turun dari Mobil dan meninggalkan Donghae oppa masuk. Aku masih sedikit kesal dengan ejekannya tadi. Huh, padahal aku sangat merindukannya, tapi apa boleh buat, dia malah membuatku Badmood.

–          @ Night

Aku sengaja mengurung diri di kamar karna aku lagi males turun kebawah. Huaahh~ aku tidak peduli Teuki oppa sudah berteriak setinggi nada apa pun memanggilku untuk turun ke bawah. Yang kulakukan disini hanya diam di kamar sambil mendengarkan music lewat earphone kesayanganku. Tanpa kusadari pintu kamarku terbuka dan memperlihatkan seorang namja tinggi sedang berjalan ke arahku, lalu dia pun duduk di sebelahku.

“kau masih marah?”tanya namja itu yang tidak lain dan tidak bukan adalah Donghae oppa.

“marah? Untuk apa aku marah sama oppa ..”ucapku ketus.

“aish , kau ini .. ya! Matamu itu tidak bisa berbohong tau!”tukas Donghae oppa seraya mengacak acak rambutku.

Aku hanya merespon dengan cengiran yang tidak jelas, lalu Donghae oppa pun tersenyum, dan melepas salah satu earphoneku, dan memasangnya di telinganya.

“Kau tau lagu ini?” tanya Donghae oppa.

“mm .. aku suka aliran music ini oppa..”jawabku seraya membesarkan volume di Ipodku.

“me too.. ah~ .. diluar mendung?”tanya Donghae oppa sambil bangkit dari duduknya.

“jinjayo? .. omonaa~ tadinya aku ingin beli Sup Kimchi di toko sebrang ..”keluhku mencoba mendekati Donghae oppa ke arah jendela.

“mwo? Sup Kimchi? .. untuk apa?”tanya Donghae oppa.

“makan lah oppa..”jawabku singkat

“jadi kau belum makan dari sore?” tanya Donghae oppa.

“Belum..”jawabku singkat again.

“omo.. kau bisa sakit nanti ! ayo ikut aku..” tukas Donghae oppa sambil menarik tanganku keluar dari Kamar.

“ya!, kalian mau kemana?”tanya Teuki oppa yg sedang sibuk dengan TVnya.

“keluar sebentar, nyari makan dulu hyung ..”jawab Donghae oppa ketus.

“jangan lama lama .. pulanglah sebelum hujan!” ingat Teuki oppa.

“ne .. arachi ..” kalimat itupun terucap bersamaan dari mulutku dan Donghae oppa.

“naik motor saja ya?” tawar Donghae oppa.

“terserah oppa saja..” jawabku.

“baiklah kalau begitu .. ayo naik” ajak Donghae oppa.

Akupun menaiki Motor Donghae oppa. Disepanjang jalan Hening menimpa diriku, Angin begitu kencang sehingga badanku terasa sedikit Menggigil, tapi untung saja aku memakai Hoodie tebal pemberian Eommaku dulu. Setelah sampai di Toko makanan , aku segera turun dari Motor donghae oppa dan langsung masuk ke toko itu, sambil memilih beberapa makanan.

“oppa.. kau mau pesan apa?”tanyaku.

“samakan saja sama pesananmu..” jawab Donghae oppa masih berada diluar toko.

“ah , ne arachi.. 2 Sup Kimchi halmonie ..”ucapku kepada Halmonie penjual makanan disini.

Setelah selesai makan, aku dan Donghae oppa pun bergegas pulang ke Dorm, ah . dingin sekali.. mungkin sebentar lagi hujan lebat akan turun .

“oppa. Sebaiknya kita harus cepat sampai ke Dorm .. kajja!” tukasku dan langsung naik ke jok Motor.

Tepat sekali pemikiranku, Hujan turun saat kami berada di tengah tengah perjalanan menuju Dorm. Bukannya merasa kedinginan Donghae oppa malah tertawa puas.

“ya! Oppa .. kenapa kau tertawa seperti itu ?”tanyaku bingung.

“aniyo .. pegangan yang kencang , kita akan ngebut !”tukas Donghae oppa , sontak aku pun berbegangan erat ke Perut Donghae oppa.

“kita akan sampai~” teriak Donghae oppa membuatku cengengesan sendiri melihat sifat kekanak kanankkan Donghae oppa.

I can’t understand our breakup , Even now I imagine our future , Even after our breakup , Just like how my heart is always living by your side ,It’s as if it’s dead

“oppa , aku masuk ke Universitas KyungHee ..”

“jinja? Chukkae Haerin-ah ..”

“oppa.. kapan kau akan pulang ke sini lagi? Ya oppa.. kau ini terlalu sibuk dengan Super Junior M disana .. huh”

“Haerin-ah, Jeongmal mianhae .. aku tidak bisa pulang sekarang.. mungkin sekitar 2 minggu lagi aku akan pulang”

“ne , ne .. aku mengerti oppa ..”

“kau marah?”

“aniyo ..”

“jangan bohong ..”

“serius , aku tidak marah oppa ..”

“haha , yasudah .. eh iya, ngomong ngomong , kau masuk jurusan apa di sana?”

“Music ..”

“katanya mau Fotografi”

“aniya .. aku ingin masuk Music saja.. aku mau seperti Teuki oppa..”

“teuki hyung?”

“ne .. waeyo oppa.?”

“kalau begitu aku tidak akan pulang ke SEOUL lagi”

“ya ya ,, oppaa .. ada apa?”

“tadikan kau yg bilang sendiri, katanya kamu ingin seperti Teuki oppa?”

“haha.. jadi oppa cemburu?”

“a.. aniyo ..”

“ahah , di lain sisi aku juga ingin seperti oppa”

“jinja?”

“ne ..”

“baiklah,, aku tidak akan pulang”

“oppaa~”

“haha .. ne , aku akan pulang secepatnya ..”

“akan ku jemput lagi nanti”

“ne , yasudah kuputus ya ?”

“ne .. annyeong oppa”

“annyeong .. jagi ..”

Lama aku menunggumu oppa, sudah 3 minggu kau belum juga pulang ..katanya kau akan pulang 1 minggu yang lalu .. aish , tapi apa .. kau mengingkari janjimu .. sudah 3 minggu aku menunggumu pulang oppa .. Baiklah, kuputuskan untuk keluar sebentar, aku ingin keluar untuk mencari angin sambil berjalan jalan mencari objek objek yang bagus untuk di potret. Segera aku mempersiapkan kamera dan beberapa alat alat yg lain.

“oppa .. aku pergi sebentar ya?”

“mau kemana kamu Haerin-ah?”

“aku ingin keluar sebentar .. annyeong”

“ne .. jangan lama lama ya ? cepat pulang sebelum jam 2 siang”

“memangnya ada apa?”

“lihat saja nanti”

Tidak biasanya Teuki oppa berkata seperti itu , huh .. baiklah .. aku akan menurutinya .. pulang sebelum jam 2 siang .. akan ku ingat . Baru saja aku sampai di sebuah taman di dekat kota. Tiba tiba saja Handphoneku bergetar. SMS ? Teuki oppa ?

From : Teuki oppa .

Text : Haerin-ah , cepatlah kau Ke Rumah Sakit Incheon *author ngasal(?)* Donghae mengalami kecelakaan dia mengalami masa masa kritisnya.. cepatlah !

Mwo? Donghae o..ppa .. Kakiku terasa lemas , Air mataku tumpah , Hatiku serasa menjerit kesakitan. Donghae oppa .. Aku pun segera berlari sekencang mungkim menuju Rumah Sakit Inceon , kebetulan Rumah sakit itu tidak jauh dari sini, Jalan demi jalan aku lewati, tanpa memperdulikan Mobil mobil yang berlalu lalang dan hampir saja menabrakku, yang ada di pikiranku sekarang adalah .. Donghae oppa .. Akhirnya aku sampai , secepat mungkin aku masuk ke dalam Rumah Sakit dan langsung menaiki tangga menuju lantai yang di maksud Teuki oppa.

“Oppa .. Bertahanlah ..”

Hanya itu yang bisa ku ucapkan sekarang, Sesampainya tepat di Kamar perawatan Donghae oppa , tangisku pecah dan aku langsung memeluk Teuki oppa.

“gwenchana?”

“oppa .. mianhae ..”

“untuk apa?”

“mianhae .. dimana donghae oppa?”

“ada di dalam .. dari tadi dia terus memanggilmu .. kajja , kita masuk”

Aku mengangguk dan langsung masuk ke kamar perawatan Donghae oppa. Tidak bisa kubayangkan , Donghae oppa, seseorang yang lebih sering ku lihat ceria dan sehat sekarang hanya bisa terbaring di atas kasur, Tangisku pecah saat melihat alat pendeteksi jantung menunjukan angka 42 ..

“oppa~” Aku memeluk erat Donghae oppa, aku tidak memperdulikan beberapa suster berbicara untuk tidak mengganggu istirahat Donghae oppa.

“oppa .. bogoshipo” gumamku dengan tangisku.

“n.. na..d..doo” Donghae oppa membalas ucapanku? .. Segera aku melihat wajahnya. Dia hanya memberikan senyuman lemahnya.

“oppa-ah , bertahanlah ..”ucapku masih dengan tangisku.

“m..mi.a..nh..mianhae” ucap Donghae oppa.

“untuk apa oppa?”tanyaku.

“m..ian..hae , karna aku .. tidak bisa menepatkan.. janjiku” jawabnya.

“oppa-ah ..”keluhku.

“u..uljima .. aku akan selalu ada di sampingmu ..”ucap Donghae oppa membuat tangisku kembali pecah.

“aniyo .. oppa harus bisa melewati masa ini!”tegasku masih dengan tangisku.

Donghae oppa hanya membalasnya dengan senyuman lagi.

“Haerin-ah .. bolehkah ku minta sesuatu darimu?”pinta Donghae oppa.

“ne .. aku akan mewujudkannya untukmu oppa” jawabku.

“aku ingin mendengar kamu memanggilku jagiya? Bolehkah?” Aku terdiam dan langsung tersenyum , lalu mengangguk bahagia.

“ne , saranghaeyo .. Donghae oppa .. Saranghaeyo .. jeongmal saranghaeyo .. nae Jagiya ..” Aku langsung memeluk erat badannya.

“na..nado sa..saranghae”kata kata itu adalah Kata kata terakhirnya ..

“OPPA~” teriakku masih dalam dekapannya ..

I stop the moments that I loved you ,Even when we’re together ,I won’t be able to remember you ,If I just think that I wasn’t any of these ,Then it’s nothing ,If I can’t forget you ,It’s as if i’m dead

 

Hari ini adalah tanggal 15 Oktober 2003. Ya, hari ini adalah hari lahirnya Donghae oppa.

Kau tau? Aku tidak bisa melupakan beberapa kejadian yg pernah ku alami bersamanya.

Aku tersenyum di atas Batu nisannya.

“oppa.. jeongmal bogoshipo .. kau tau? Aku kangen senyummu oppa ..Aku ingin melihat senyummu , oh iya oppa .. aku membawa bunga ini ..mungkin kau suka .. oppa ,aku lulus loh? .. aku lulus dari Universitas Kyunghee .. aku bahagia .. oppa , apa kau bisa mendengarku? .. aku kangen oppa saat oppa berkata Jagiya .. aku rindu semua yang ada sangkut pautnya sama oppa .. jeongmal bogoshipo ..”

Hari ini adlah hari pertama diriku bisa tersenyum di atas batu nisan ini ..

Tuhan , tolong sampaikan pesan pesanku tadi langsung ke Donghae oppa .. aku merindukannya , sangat merindukannya ..

Saat itu tiba tiba saja Angin bertiup kencang , Aku pun kembali menengok ke arah batu nisan Donghae oppa , lalu tersenyum menahan Tangisku..

“mungkin dia mendengar pesanku .. saranghaeyo .. yeongwonhi

The End~

RCLRCLRCL ._.

Categories: Fanfiction, Uncategorized | Tags: , , | 2 Komentar

Navigasi pos

2 thoughts on “[FF] Dead at Heart

  1. sadiyatuz zahra

    sedih bacanyaa😦
    Ff nya bagus

  2. Aaaa … Bagus bngd thor ..

    Banjir air mata nehh ..
    Request Donghae sm Tiffany snsd dunkz ??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: